My Forever Sunshine (2020)

 

review my forever sunshine, mark prin, drama thailand



Rasanya sudah lama sekali aku enggak menulis review tentang drama.

Dua mingguan kebetulan aku selesai nonton serial drama yang selalu bikin ngakak sendiri di setiap episodenya. Drama satu ini menarik perhatian aku untuk menyeleseikannya hingga akhir.

Yup. drama Thailand atau biasa dikenal dengan Lakorn. Sedikit beralih ke negeri gajah dulu yah. Kali ini bukan tentang Oppa-Oppa tapi cogan yang tampannya keterlaluan menurut aku bikin penonton ketar-ketir setiap dia senyum, wadidaw.. ini seh komen beberapa penyuka drama ini yang enggak aku sengaja ada di salah satu group Facebook, jadilah aku pun terbawa suasana saat membaca komen penggemar Lakorn.

My Forever Sunshine sudah selesai penayangannya hingga 19 episode, nanggung enggak seh?

Tapi drama Thailand memang suka gituh terkadang cuma 15 episode beda sama drama Korea yang selalu digenapi 16 episode or 20 episode, okelah no problema lah yah yang penting ceritanya enggak kalah oke.

Ngobrolin drama Thailand ada diantara kalian yang sudah pernah nonton?

Wah, aku pertama kali sewaktu duduk di bangku SMP, saat itu tayang di tv swasta setiap Jumat, lupa juga sama judulnya yang pasti ngikutin tante yang kecanduan sama serial drama Thailand kala itu.

Nah terakhir kali tahun kemarin aku sempat nonton Lakorn beberapa judul yang saduran dari drama Korea semisal Full House versi Thailand, My Princess, kenapa? Karena aku suka nonton drama berbagai versi negara, suka aja lihat perbedaannya.

Oke kembali ke My Forever Sunshine.

Drama ini asliiii... bikin baper para perempuan kalau liat aktingnya si Mark Prin, pemeran tokoh utama. Nah kalau doi ini memang udah terkenal banget di Lakorn, pokoknya tampang doi bagi pecinta Lakorn uda banyak banget yang suka, apalagi sama aktingnya.


Mark Prin  - google.doc

Untuk pemeran utama wanita Kao Supassara, artis satu ini juga merupakan artis terkenal dan uda banyak banget meranin tokoh utama di beberapa drama Thailand. 

Kao Supassara - google.doc

Terpaut lima tahun usia mereka, Mark Prin 30 tahun dan Kao Supassara 25 tahun enggak membuat mereka jadi canggung tapi justru chemistry keduanya bikin drama ini nggemesin dan bawaannya pengen nonton terus kwkwkw.

Jadi ceritanya Mark Prin berperan sebagai Artit Suriyyakul dan Kao Supassara sebagai Wanfamai Warawit atau biasa dipanggil Peung, terlibat cinta lokasi karena kedua orang tua mereka bersahabat.

Peung sejak kecil hidup bergelimang harta dan sangat dimanja oleh ayahnya yang seorang pengusaha, lahir sebagai anak tunggal membuat Peung berkelakuan semaunya sendiri. Peung menjadi anak yang menyebalkan karena selalu membuat onar di sekolah. Ternyata apa yang dilakukan Peung tak lain adalah demi mendapat perhatian ibunya.

Nah, siapa sangka kehidupan Peung yang sangat sempurna berakhir dengan petaka dan membuat dirinya makin terpuruk. Ibu Peung ditemukan tewas di sebuah kamar hotel bersamaan dengan dia menemukan ayahnya mati bunuh diri di kamar tidur rumah Peung. Sejak kejadian itu Peung justru semakin tidak terkendali.

Peung dan Kedua Orang Tuanya

Artit dan Kedua Orangtuanya


Persahabatan Ayah Artit dan Ayah Peung

Adegan ini saat Ayah Peung mengajaknya berkunjung ke rumah orang tua Artit di perkebunan dan ternyata ayah Artit tengah dilanda masalah terlilit hutang lalu dibantu oleh Ayah Peung dengan melunasi seluruh hutang tanpa bunga dan dibayar kapan aja.

Enak banget yah punya teman kayak Ayahnya Peung. Udah ganteng baek pula.

Kelihatan banget kalau Ayah Peung sangat mencintai anaknya.

Duh senengnya punya Bapak ganteng gituh yak.. ups!


Trubtim - Krong Prateep (Mom and Dad Artit)


Parathep - Pimnapa (Mom and Dad Peung)


Sejak kedua orang tuanya Peung meninggal, dia tinggal di rumah Artit. Ayah Artit sangat sayang sama Peung tapi enggak berlaku sama ibunya Artit, bukan tanpa alasan seh Ibunya Artit enggak suka sama Peung karena semakin hari Peung semakin enggak bisa terkontrol, selalu bikin onar dan berantem dengan para pekerja di perkebunan bahkan sama pembantu rumah tangga keluarga Atit.

Awalnya Artit sangat perhatian dan sayang sama Peung udah dianggap adiknya sendiri sampai pada suatu ketika Peung semakin posesif ke Artit, Peung jatuh cinta sama Artit dan membuat Ibunya Artit makin tidak menyukainya. Sementara Artit sendiri menganggap Peung hanya adik enggak lebih karena Artit sudah jatuh cinta sama sahabatnya yaitu Ling.

Suatu ketika Peung melakukan kesalahan, karena cemburu melihat Ling dekat dengan Artit, Peung mebuat rencana menjebak Artit ke kamar tidur dan berpura-pura seolah Artit ingin memperokosanya. 

Ayah Artit murka dan memaksanya untuk menikahi Peung, karena merasa dijebak dan Artit sendiri enggak suka sama Peung akhirnya dia pergi meninggalkan rumah dalam keadaan marah sehingga terjadi kecelakaan yang menbuat Artit hampir tewas. Sontak saja kejadian tersebut membuat Ibu Artit makin enggak suka sama Peung. Akhirnya Peung meninggalkan rumah keluarga Artit ditemani sang pembantu setianya, Kung.

Beberapa tahun kemudian Peung kembali ke perkebunan untuk belajar dan membalas budi serta bertanggung jawab atas apa yang menimpa Artit sebelumnya. Ayah Artit dengan senang menerima Peung, tapi enggak Ibunya dan Artit sendiri masih menyimpan dendam.

Semenjak Peung kembali hidupnya enggak pernah tenang, Artit selalu mengganggunya dan berusaha membuat Peung enggak betah. Karena Peung bersungguh-sungguh ingin berubah dia tetap tinggal dan ingin membuktikan bahwa dia bisa berubah, Peung menanam bunga mawar bersama para pekerja.

Selain kisah Peung dan Artit ada kisah persahabatan dan cinta segitiga antara Artit dan para sahabatnya,


Momen saat Peung masih sekolah
dan selalu gabung sama geng-nya Artit.


Kung si pelayan setianya Peung -
diajak ngedugem asek bener yak 



Sahabat Artit ada Thanon, Ling dan Kot -
Mereka neh sohiban banget sampai ending 


Tuh sesayang itu Artit sama Peung
sebelum kecelakaan terjadi dan Peung berubah jadi nyebelin


Nah, ini dia cinta segitiga antara Artit, Ling dan Non

Selain kisah Peung dan Artit, ada kisah percintaan antara Artit, Ling dan Thanon. Siapa sangka awalnya Artit memang sangat menyukai sosok Ling yang cantik dan baik hati, tapi ternyata Ling sebaliknya hanya menganggap Artit tak lebih sebagai sahabat.

Suatu hari Non tahu kalau ternyata Artit dan Ling enggak pacaran seperti apa yang selama ini dia pikirkan. Kejadiannya saat Non curiga Artit sering ngebully Peung dan selalu kesal, Non berpikir kalau Artit sebenarnya diam-diam jatuh hati sama Peung tapi Artit menyangkalnya.

Karena tahu Ling masih jomblo Non datang menemui Ling dan mengutarakan isi hatinya tapi sayang dia ditolak sama Ling. Hingga akhirnya Non ngajak Peung kerjasama untuk menjebak Artit dan Ling, biar mereka cemburu. Mereka pura-pura pacaran.

Beneran loh nonton drama ini tuh kesel-kesel tapi bikin penasaran sama kelakuannya si Artit hahaha..
Yah banyak yang bilang agak lambat alurnya lebih fokus ke tokoh utamanya. Kalau aku seh lebih seneng yah khan kita hanya butuh cerita mereka berdua aja kwkwkw..

Balik ke cerita Peung dan Non yang ngerjain Ling dan Artit, akhirnya Ling mengakui perasaannya dan pun Artit sadar kalau ternyata dia mulai jatuh hati sama Peung tapi sayangnya Peung justru sebaliknya uda enggak ada rasa sama sekali kwkwkw.. 

Makanya Bang jangan jual mahal hahaha ketula khan

Sampai sahabatnya si Thanon kesel lihat kelakuan Artit yang bucin abis sama si peung. Ngebucin parah... asli mana si Artit jaim banget ngakuin kalau dia sebenarnya suka sama si Peung, selalu alasannya ngejagain Peung karena takut si Peung kabur dan enggak tanggung jawab sama kerjaannya... 

Aduh Bang.. beneran ini cogan jaim tingkat dewa.

Kalo yang ngebully Cogan begini mah siapa yang nolak Bang kwkwkwk

Non dan Ling jadian nasib Artit justru sebaliknya Peung makin menjauh, karena Peung ketemu sama cowok bernama Mark saat pergi ke acara amal. Nah mereka sering kontakan dan ketemuan. Artit makin uring-uringan tahu Peung makin dekat dengan Mark. Artit makin posesif, sampai-sampai Non sahabatnya ngingetin dia untuk enggak berbuat kelewatan karena Peung punya hak pribadi mau pacaran sama siapa. Artit enggak peduli... 

Yealah Bang beneran yah udah kadung demen mah susah. Makanya jadi orang jangan terlalu benci... akhirnya beneran cinta khan.

Ternyata dugaan Artit terhadap Mark benar, ketika diam-diam Peung berusaha mencari tahu peristiwa dibalik pembunuhan ibu dan kematian ayahnya, Peung selalu teringat tato seseorang yang ia temui saat ibunya selingkuh bersama seorang lelaki.

Nah Mark pun berusaha membuat Peung jatuh cinta sama dia, Mark berbuat apa saja agar Peung menyukainya, Dari menculik Peung dan Artit sampai menembak Artit dan membuat Peung dan Artit makin dekat semenjak kejadian tersebut. Artiiiittt makin protectif doong sama Peung.. khan jadi ngiriii nontonnya hahaha..

tuh khan makin mesra mereka berdua kwkwkw.. - google.doc


Yeee khan akhirnya mereka akur jreng..jreng.. - google.doc


Nah kalau inget sebelumnya tuh.
 si Artit ngebully Peung sampai segituhnya.. google.doc

Nah sengaja banget khan pegang-pegang tangan, ini mereka menginap di tempat penginapan pribadinya si Artit katanya seh buat ngelindungi Peung biar enggak diganggu sama Mark - Duh si Babang mah alasannya pinter aja yak


Tuh khan yakin deh ngebucin banget si Babang satu ini tapi selalu gengsi kalau ditanya suka yah sama Peung... pengen meluk deh ah yah... eeeehhhhh
Padahal Peung udah sering bilang kalau dia tuh uda enggak ada rasa sama Artit karena dia takut sama Ibunya Peung dan udah janji juga enggak akan suka sama Artit.
Tapi kalau kayak gini bisa apa coba seh Peung... 


Balik ke cerita si Mark ya, akhirnya Peung benar bisa membuktikan kalau si Mark itu pembunuh ibunya dan orang yang memiliki tato saat di kamar hotel pas Peung mergokin ibunya selingkuh. Peung dan Artit akhirnya melaporkan Mark dan membuka kembali kasus perihal pembunuhan kedua orang tua Peung. Artit pun akhirnya paham kenapa selama ini Peung menjadi anak yang susah diatur dan semaunya sendiri setelah kematian kedua orang tuanya, karena ayah Artit enggak pernah menceritakan yang sesungguhnya, semua orang mengira kedua orang tua Peung meninggal karena kecelakaan.

Setelah tahu ceritanya... wwiihhh Artit makin sayang dan cinta plus semakin protect dong sama Peung. Pun Ibunya Artit akhirnya paham dengan kondisi Peung selama ini, dia jadi merasa bersalah karena sudah salah paham dan membenci Peung, tapi tetep si Mom enggak setujuh kalau Peung jadi mantunya. Duh Peung,,, berat deh kalau gini mah.

Tuh khan enggak nahan ya Bang kwkwkw

Mark akhirnya dipenjara berdasarkan bukti rekaman milik Peung saat dia berada di tempat tinggal Mark. Peung merasa lega dan senang karena pada akhirnya nama baik ayahnya kembali dan dia enggak merasa bersalah lagi sama ibu dan ayahnya. 

Mark 

Yeeee... udah selesai dong case-nya berarti Peung dan Artit bisa jadian....

Ehhh.. tunggu dulu.. Artit pada akhirnya ngaku guys kalau doi jatuh cinta eh salah cinta mati alias bucin sama Peung dan enggak mau kehilangan Peung tapi Peung enggak bisa berbuat apa-apa meski sebenarnya Peung sendiri masih cinta sama Artit dan karena dia uda terlanjur janji sama Ibunya Artit maka Peung mutusin meninggalkan perkebunan.

Di saat Artit kesal sama Peung karena mau pergi, pembantu Artit ngasih tau kalau Peung sebenarnya terpaksa pergi karena permintaan Ibunya Artit. Langsung dong Artit nyamperin ibunya dan mereka bertengkar hebat, pokoknya Artit tetep keukeuh mau nikah sama Peung enggak mau sama cewek lain meski ibunya berusaha keras buat ngejodohin Artit pernah sama Ling dan adiknya Thanon si Nang... tapi Artit enggak mau. 

Yeeeee... love you Artit..

Nah kalau ini neh yang aku suka, beda banget sama Namja Drakor kalau uda dilarang sama Ibunya pasti deh mabok or langsung patah semangat kwkwkkww.. eh tapi enggak semua ceritanya gituh seh tapi kebanyakan sama hahaha..

Peung akhirnya pergi Artit merana di perkebunan dan apa yang terjadi dia makin gila kerja, pelampiasannya sama pekerja perkebunan dong dibully, disuruh kerja terus hahahaha..

Si Mom akhirnya ngalah yeeeeeee... karena ngeliat anaknya menderita siang malam kerja enggak mau makan hahahaha.... pinter banget dah ah si Babang. Tapi sebelumnya ada adegan lucu seh saat Artit bobok bareng sama Peung terus Ibunya mergokin dikira mereka ngapa-ngapain tapi Peung ngejelasin ke Ibunya kalau mereka cuma bobok bareng aja kwkwkw..

Yang pasti ceritanya happy ending, Peung dan Artit akhirnya bersatu dan mereka nikah.
Ah si Mom yah akhirnya ngalah juga.


Artit dan Peung akhirnya nikah juga..

Scene di perkebunan ini saat Peung balik lagi bagus banget pemandangannya


Nang Adeknya Non dan Kot sahabat Artit akhirnya jadian
meski ditolak sama Artit tapi akhirnya Nang sadar kalau Peung memang pantas sama Artit.
Untung ada Kot yang selalu nemenin ya Nang.. - google.com


Para pekerja perkebunannya Artit yang bikin ramai
setia banget sama Ibunya Artit
tapi pada akhirnya sadar kalau Peung anaknya baik.



Eaaaaa... bonus buat kalian yah..


Duh Bang.. pamitan dulu deh..


So, cerita Lakorn ini sebenarnya ringan banget dari alur dan permasalahannya enggak terlalu bikin kita mikir banget, kategori Romcom gituh ceritanya manis bikin senyam senyum pas nonton mereka berdua.

Yang pasti meski agak lambat alurnya dan terkesan itu-itu aja jalan ceritanya enggak menutup seh akting para pemain dan pemeran pendukungnya kerenlah enggak kalah sama aktor dan aktris Korea.

Thailand bisa membuktikan kalau drama mereka enggak kalah berkwalitas dengan settingnya yang keren banget di perkebunan dan enggak nanggung juga tempat dan rumah yang dibuat shooting bagus banget, terkesan orang kaya dan memang mereka orang perkebunan tuh berasa banget enggak sekedar tempelan doang.

Karakter Artit juga enggak sempurna banget, meski dia ganteng pake banget dan punya orang tua kaya dia tetap profesional kalau uda masalah kerjaan, sama sahabatnya juga gituh. Dan adegan kekerasannya pun enggak terlalu berlebihan seh, cuma yang mengganggu aktingnya Kao masih rada kurang dikit ngimbangin kadang suka miss jadinya bkin ketawa kwkwkw..

So far drama ini patut di tontonlah buat kalian yang mungkin lagi agak booring sama drakor atau pengen nyoba nonton drama Thailand yang ringan tapi bikin mesam mesem sendiri lihat si Artit,

Oke.. sampai jumpa di review drama selanjutnya. Enggak nerima pesanan cuma review kalau lagi suka aja pas nonton apalagi aktornya cogan hahaha...

Swadikab!



Terkadang cinta memang gituh seh, datang enggak dirasa pas pergi sangat terasa.






Post a Comment

0 Comments