Tiga Tempat Wisata, di Cirebon Yang Wajib Dikunjungi


Main ke Cirebon, Jalan jalan ke Cirebon


Tiga Tempat Wisata, di Cirebon Yang Wajib Dikunjungi

Liburan panjang saat natal kemarin saya menyempatkan diri untuk bermain ke Kota Udang, Cirebon. Sebenarnya sudah sering banged lewat kota ini setiap naik kereta ke Jawa, entah kemana aja. Seringkali juga selalu berpikir, kapan bisa mampir ke Kota ini. Banyak yang cerita daerahnya kecil enggak butuh waktu lama untuk keliling kota Cirebon.

Akhirnya kesampaian juga, pesan tiket di saat menjelang hari raya natal dan tahun baru itu sesuatu banged deh. Alhamdulillah bisa dapat meski dapat nomor urut tempat duduk paling akhir dan enggak ada pilihan sama sekali. Ya sudahlah, mikirnya kan cuma tiga jam jadi enggak perlu tempat duduk nyaman hehe..

Beneran loh waktunya singkat dan cepat banged tahu-tahu sudah sampai. Lucunya lagi saya sama teman berpisah bukan tempat duduk tapi kereta. Saya turun di Stasiun Cirebon Perujakan, doi turun di Stasiun Cirebon Jaksa. Untung aja Bapaknya baik banged jemput kita berdua dilokasi yang berbeda saat hujan turun dengan lebat.

Stasiun Cirebon Perujakan


Kota Cirebon, turun berasa biasa aja seh. Cerita panas udaranya belum terasa karena memang disambut hujan deras. Sore yang dingin tapi enggak sedingin di puncak.

Perjalanan dari Stasiun kerumah sekitar kurang lebih satu jam karena macet. Kirain efek dari libur nata, ternyata ngobrol sama Bokap temen, memang selalu macet tiap hari di sini. Ah.. bukan cuma Jakarta doang.

Kesan pertama biasa aja seh, samalah kayak kota-kota kecil lainnya. Pusat Kota Cirebon penuh berjajar ruko dan beberapa hotel bintang empat dan ada juga bintang tiga. Mall dan tempat shopping berjajar sepanjang jalan. Tempat makan khas Cirebon "Empal Gentong" berderet di sepanjang  jalan dengan banner segede gaban dari Hai A sampai Haji Z nama restorannya dan ada satu yang cukup terkenal di Cirebon, Oke skip.

Jadi hari pertama di Kota Cirebon karena sudah sore menjelang malam kita berleyeh-leyeh di rumah terlebih dahulu. Esoknya baru jalan.

Lokasi pertama yang kita kunjungi di hari kedua adalah,

1. Masjid Agung Sang Cipta Rasa 

Main ke Cirebon, Tempat Wisata di Cirebon
Pintu masuk Masjid sudah tidak digunakan di ahlihkan ke sebelah kanannya.


Karena kita dari berangkat agak siangan sampai di Masjid Agung Sang Cipta Rasa menginjak bada Dhuhur, pas banged kan. Sambil bersepeda motor, macet agak lama lumayan menuju pusat kota, dengan cuaca extrim, panas banged guys. Jadilah begitu tiba di Masjid berasa adem. Selesai parkir motor, rehat sebentar. Masih sepi pengunjung, hanya ada beberapa. Di depan pintu masuk ramai ibu-ibu penjual bunga atau minta sedekah.

Masjid yang di bangun oleh salah satu Walisongo, Sunan Gunung Jati ini konon menurut buku sejarah dibangun dalam waktu semalam. Bangunan aslinya masih berdiri tegak, tidak ada perubahan sama sekali. Hanya ada beberapa tambahan penopang dari besi. Batu bata putih banguan asli tak terlihat sama sekali lapuk atau hancur. 

Tak lama suara adzan Dhuhur berkumandang, saya dan teman saya Nike sholat berjamaah bersama para pengunjung lainnya. Setelah sholat tiba-tiba Masjid dipenuhi pengunjung, ramai penuh hampir semuanya datang dari berbagai daerah, terlihat dari cara mereka berbicara. 

Saya dan Nike menyempatkan diri masuk ke dalam ruang utama Masjid, ada pintu berukuran kecil untuk bisa masuk ke dalam, sebenarnya itu jendela dan pintu utama Masjid di tutup, entah apa alasannya.

Bangunan Utama Masjid Agung Sang Cipta Rasa


Pintu Utama Sudah di Tutup


Tiang Aslinya Masjid



Pintu Masuk


Tiang Penopang Yang Kokoh Meski Sudah Ratusan Tahun

Menikmati Tahu Gejrot di halaman Masjid (Kelaparan hehehe)
Aseli enak banged rasanya beda sama di Jakarta.


2. Keraton Kasepuhan Cirebon.

Letak Keraton Kasepuhan Cirebon enggak jauh dari Masjid, keluar jalan lurus, udah deh akan ketemu tulisan besar dengan ornamen pagar jaman kerajaan. Mengingatkan saya pada kerajaan Majapahit yang ada di Mojokerto, serupa. Karena memang satu rumpun.

Di sini pengunjungnya lebih ramai. Bahkan parikiran mobil full. Ada banyak penjual makanan berat dan ringan di depan keraton. Untuk tikernya bervariasi harganya tergantung kita mau masuk kawasan mana saja. Saya dan Nike memilih yang paket biasa saja, itu artinya hanya sekitaran keraton saja seharga lima belas ribu per-orang.

Tiket Penjualan Masuk Keraton

Selpie dulu-lah yah 



Pintu utama masuk Keraton

Tempat rehat dulunya di gunakan untuk acara pertemuan para Pejabat dan Raja




Pelataran pintu utama menuju Keraton Utama







Udah deh pokoknya kita berfoto ria setelah berada di lokasi Keraton, serasa ingin mengabadikan semua yang ada. Dan sayangnya hujan turun deras, sehingga kita harus berteduh beberapa saat hingga menunggu hujan reda. Ada banyak ruangan di kawasan Keraton, tapi karena waktunya pun sudah sore jadi kita enggak bisa semuanya di kunjungi. Yang pasti main ke sini dapat kesan tersendiri. Ini blog postingannya photo ya.. hehehe


3. Kawasan Batik Trusmi

Yah kan kalau ke Cirebon jangan lupa mampir ke Batik Trusmi, ini yang sering saya baca di setiap tulisan review perihal kota ini. Awalnya seh, ah palingan sama aja toko batik yang ada di Yogya atau yang ada di Jakarta. Ceitanya batik aja.

Lalu.. tiba di sana.. alamak.. lama pilih-pilih banyak diskon dan lupa diri kwkwkw..
Hampir semua para pelancong datang ke tempat ini, saya bengong ketika masuk semua orang bawa keranjang berisi penuh belanjaan dan ternyata memang bahan batik di sini cakep-cakep terutama kainnya. Aahhh.. ini mah racun buat wanita hihihi..

Pintu gerbang masuk lokasi kawasan Batik Trusmi

Tuh kan.. racun yak hehe

Jangan tergoda!

Akhirnya nenteng juga haha

Selain batik, ada juga souvenir dan makanan khas serta oleh-oleh yang bisa buat buah tangan. Jadi sebenarnya kalau ke sini tuh sudah satu pake, enggak perlu lagi cari lokasi lain untuk beli oleh-oleh. Semuanya ada dan lengkap. Oh yah di belakang juga ada Mushola yang gede banged, jangan khawatir kalau lagi belanja lama terus masuk Adzan sholat, bisa langsung cuus ke belakang sholat dulu lalu lanjut lagih deha.
Asyik banged kan!









Demikian perjalanan saya dan Nike selama satu hari di Cirebon. Ada banyak cerita setelah bermain ke kota ini, cerita seru dan pastinya suatu saat pengen balik lagi seh.


Main yuk!
Bahagia yuk!


Salam,

~dha

Comments

Post Populer

Review Novel Yang Tercinta

Review Novel Pudar

[Book Review] Patah Hati di Tanah Suci