Bahaya E-Coli Bagi Tubuh Kita



https://blog.eatwell.preview.com



Panas banged ya akhir-akhir ini. Sudah hampir tiga bulan hujan hanya numpang lewat. Apalagi Jakarta, panasnya parah, ditambah polusi udara. Air Conditioner di kantor pun bahkan tak mampu memberi hawa segar.

Saya itu orang enggak suka dingin, biasanya kalau masuk ruangan kantor beuh, baru setengah jam langsung pakai jaket, itupun masih kedinginan.
Nah sekarang setiap dikantor udah siangan dikit berasa gituh panasnya, bahkan kipas-kipas. Suka kebayang sama teman-teman yang lain.

Diluar ruangan..

Jangan ditanya, naik gojek online tangan terasa kebakar. Panas banget!

Alih-alih musim kemarau panjang pastinya banyak penyakit menyerang. Dan jangan lupa perbanyak minum air putih agar tidak dehidrasi.
Jaga pola makan dan kesehatan. Jangan jajan sembarangan karena debu polusi diluar ruangan tidak bersahabat.

Saya bukan tidak mau jajan dipinggir jalan tapi karena perut saya senistif maka saya lebih berhati-hati.

Seringnya jajan dipinggir jalan satu hal yang dapat terkontaminasi dari makanan ke dalam tubuh kita adalah bakteri E-Coli. 

Banyak yang enggak paham sama jenis bakteri ini. Dia bisa ada dimana saja, terutama udara bebas, tempat yang enggak bersih.

Gejala penyakit yang dirasakan setelah terkontaminasi bakteri E-Coli adalah sakit perut, mules, buang air berlebihan dan terkadang bisa menyebabkan kematian.
Nah makanya hati-hati!

Kondisi tubuh yang enggak stabil, daya tahan tubuh lemah, mudah sekali terkontaminasi.
Selain jajan dipinggir jalan, biasakan untuk mencuci tangan setelah berpergian.

Saya setiap sampai di kantor selalu berusaha mencuci tangan terlebih dahulu sebelum melakukan aktifitas lainnya. Kenapa?

Karena bisa jadi tangan kita terkontaminasi bakteri dari berbagai sumber, selama perjalanan. Misal, dikereta pegang pangait saat berdiri, berapa banyak tangan yang sudah menyentuhnya.

Di angkutan umum, ketika naik selalu berpegangan pintu. Kebayang berapa banyak tangan yang pegang itu pintu.

Naik gojek online pasti kan pakai helm, nah berapa banyak tangan yang sudah pegang helm tersebut dan terkadang tangan kita pun pegangan jok motor.

Atau bisa jadi tanpa sengaja di jalan menyentuh sesuatu, semisal jembatan penyebrangan, dihalte busway dan banyak kemungkinan yang tanpa kita sadari tangan kita telah terkontaminasi berbagai macam bakteri.

Maka..
Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan setelah berpergian.
Meski memang mencuci tangan bukanlah solusi atau membunuh bakteri ditelapak tangan kita, tapi mengurangi jenis bakteri yang mudah terbunuh dengan menggunakan cairan pencuci sabun seperti E-Coli tadi.

Mendeteksi bakteri E-Coli itu sangat mudah. Setelah kita sarapan atau memakan makanan lalu beberapa jam kemudian kita mules, PUP, atau diare berkepanjangan. Sudah pasti terkontaminasi bakteri jenis ini.

E-Coli sangat mudah dikenali, karena gejalanya reaksinya cepat. Seperti pencernaan saya yang sudah sangat mudah dikenali jika terkontaminasi bakteri ini.
Nah..

Yuk jaga kesehatan!

Minimal mencuci tangan setelah beraktifitas dan berpergian agar tidak mudah terkontaminasi bakteri E-Coli.


Cerita ini dari pengalaman saya sebagai analis mikrobiologi, menganalisa berbagai macam bakteri yang terkandung pada makanan dan kontaminasi pada benda atau tubuh kita.

Semoga bermanfaat 




Salam,
 
~dha






Enggak Sengaja Pegang Gagang Pintu
Pegang Anak Tangga


Berpegangan Anak Tangga Ekskalator



Contoh Yang Baik 😀

Tidak ada komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Alangkah baiknya jika setelahnya, meninggalkan jejak kata, yang baik dan sopan ya.