Ketika Sheilagank Jabodetabek Beranjak Remaja







Hari minggu kemarin tepatnya tanggal 9 September 2018, berlokasi di Café Stadion Ajah, Bekasi, lebih dari dua ratus anggota Sheilagank merayakan hari jadi yang ke-sebelas. Perayaan tahun ini agak sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana untuk kali ini tanpa kehadiran “Bapak-Bapak Ganteng” a.k.a Sheila On 7. Lebih pada acara bersifat kekeluargaan dan keintiman para anggota satu sama lainnya.

Acara dijadwalkan tepat pukul sepuluh pagi, saya agak telat tiba pukul sebelas kurang lima menit, Bekasi sungguh kalian sangat kenal sekali dengan kota ini bukan, puanas puol rek!. Lantas tak membuat saya dan teman-teman malas untuk hadir di acara tersebut.

Warna biru mendominasi ruangan ketika saya tiba didepan pintu Café, antrian anggota yang baru datang terlihat masih penuh. Suara-suara alunan music Sheila On 7 yang dinyanyikan oleh beberapa teman Sheilagank Jabodetabek terdengar keras dari luar ruangan dan membuat kami bersemangat.

Tak lama kemudian kami telah membaur bersama dengan anggota lainnya, dengan mengenakan kaos warna biru {Kaos Anniversary tahun 2018}, keren seh warnanya jadi bikin cakep gituh.

Ternyata acara belum dimulai dan kita sholat dhuhur terlebih dahulu lalu makan siang dan setelah itu acara inti. 

 
(Photo Doc Sheilagank Jabodetabek)
 
Diawali oleh Bang Robert memberikan pesan dan kesan selaku Founder dari Sheilagank Jabodetabek, beliau menceritakan awal mula Sheilagank Jabodetabek dibentuk dan cerita dibalik semua suka dan duka menjadi pengurus.


Photo Doc Sheilagnak Jabodetabek
Lalu lanjut oleh Bang Dodoy, mantan ketua yang masih eksis hingga sekarang, beliau pun menceritakan bagaimana sejarah perjalanan Sheilagank Jabodetabek berjalan dari waktu ke waktu.

 
Photo Doc Sheilagank Jabodetabek

Setelahnya sang Ketua Andi memberikan sepatah kata dan penjelasan perihal apapun yang berkaitan dengan Sheilagank Jabodetabek. Cerita sang ketua selalu menjadi inspirasi buat anggota yang lainnya, kenapa?, karena perjuangan doi secara dari fans yang dulu ngonser sendiri lantas bareng komunitas, suka dan duka bersama membuat Sheilagank Jabodetabek tetap kompak dan solid. 



Photo Doc Sheilagank Jabodetabek
Ada Rere sang panitia yang selalu mengingatkan semua anggota agar tidak sembarangan nyinyir dan menarik kesimpulan sendiri perihal baik acara apapun kegiatan Sheilagank Jabodetabek, dengan share di medsos sesuka hati. Ini yang patut di garis bawahi dan dipahami oleh semua anggota, kita tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya para pengurus, dan sepatutnyalah kita anggota menghargai mereka yang sudah berkontribusi dan bekerja keras untuk satu bendera Sheilagank Jabodetabek.

 So.. No Nyinyir di Medsos Gank!

Hargai mereka yang sudah berjibaku dengan tenaga dan pikiran serta waktu untuk acara dan event lainnya. Kita sebagai anggota harusnya bangga dengan para pengurus yang sudah capek, letih, dan lelah, saat kita “Tertidur Pulas” mereka masih bekerja mempersiapkan segalanya demi kenyamanan anggota dan membuat kita bahagia.

Dan acara inti pun dimulai dengan pemotongan kue dan nyanyi bersama, ada rasa haru dan senang melihat semua acara berjalan dengan lancer dan wajah-wajah bahagia semua anggota merayakan hari jadi Sheilagank yang istimewah.

Yang tak biasa pun ada di acara kemarin, Sang Ketua beryanyi setelah sekian lama saya perhatikan tidak pernah melihat dia selepas itu dan se-enjoy itu.


Happy Anniversary Sheilagank Jabodetabek.

Kini kau telah beranjak remaja.


Semoga di usia remajamu, tetap dewasa, makin solid lagi , kompak, keren, dan Jalan Terus!

 Acara ditutup dengan nyanyi bersama menikmati setiap waktu yang tersisa.

Terima kasih  panitia dan pengurus untuk semua jerih payah dan kerja keras kalian membuat acara jadi lebih berarti.



Wassalam,

@kimidha2528





Note : Beberapa photo dokumentasi Sheilagank Jabodetabek.











Jalan Terus!

2 komentar

Berkomentarlah dengan kalimat yang baik dan sopan.