Jakarta Masih Jadi Tempat Favorit Para Pencari Kerja.

Beberapa waktu yang lalu saya dan seorang teman menyempatkan diri ikut bergabung dalam ajang "Job Fair" yang diadakan hampir setiap tahun.

Sebenarnya saya hanya ingin melihat seperti apa dan bagaimana seh "Job Fair" itu sendiri.

Sesampainya di sana saya tidak pernah berpikir bahwa antusias para pencari kerja seperti itu. Sudah agak siang ribuan pengunjung mengantri untuk bisa masuk kedalam gedung (mirip banged antrian konser musik 😊).

Nah, tadinya saya mau kembali saja karena malas melihat antrian yang aduhai, tapi karena penasaran dan ingin mendapatkan informasi yang lebih detail perihal "Job Fair" itu sendiri, saya pun ikut mengantri.

Wajah-wajah antusias para pengunjung terlihat jelas, dengan satu harapan dan pikiran yang sama, bisa kerja di Jakarta. Mayoritas pengunjung dari luar daerah. Kok tahu?, mereka mengobrol dengan dialek dan bahasa daerah masing-masing.

Saya akhirnya ikut antri dan bergabung dalam antrian, satu persatu barisan maju kedepan. Akhirnya tiba giliran saya untuk maju ke depan setelah kurang lebih 30 menit mengantri. Isi biodata di laptop yang sudah disediakan lalu distempel telapak tangannya, lets go!.

Setibanya di dalam ruangan, saya meluaskan pandangan ke semua penjuru. Sama hal-nya seperti pameran buku dengan tenda-tenda berjajar memasang banner dan informasi sekitar lowongan kerja. Ok!, jadi seperti ini.

Teman saya sibuk mencari loker yang ia inginkan, saya berkeliling mengambil gambar dan bertanya hampir ke beberapa pengunjung, perihal kenapa tertarik datang ke acara ini.

Mayoritas pengunjung adalah Fresh Graduate [Baru lulus kuliah atau sekolah]. Mereka mencari keberuntungan di ajang ini yang diadakan setahun sekali. Beberapa dari mereka sengaja datang dari luar Jakarta jauh hari sebelum acara dibuka.

Dari berbagai perusahaan ikut berpartisipasi, perbankan, perusahaan makanan, IT, perusahaan jasa, retail, tumpah ruah memasang banner dan selebaran perihal lowongan kerja yang mereka butuhkan. Seru, menyenangkan. Melihat anak-anak muda antusias mencari pekerjaan sesuai bidang atau passion yang mereka inginkan.

"Yah.. gak sesuai sama bidang aku ini mah".

"Udahlah dicoba aja dulu, kan kita belum punya pengalaman".

"Piye iki, adoh e penempatane".

"Ngana enggak ngerti ini lowongan kenapa jauh sekali bukan di Jakarta hah".

"Ambo ingin di sini aja Uni, cari yang di Jakarta".

Jakarta masih jadi favorit bukan? 😉

Lalu terlintas dalam benak saya.

Mereka para pencari kerja berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan pekerjaan. Sementara banyak dari kita yang masih sering tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki saat ini.

Mengeluhlah, marah-lah, kesal-lah, Sebel-lah, dikit-dikit pengen resign, sementara ribuan calon pekerja sudah siap menggantikan posisimu jika kamu benar-benar ingin meninggalkan pekerjaanmu bukan lantaran prestasimu meningkat tapi karena alasan jenuh dan marah pada diri sendiri yang tak pernah mensyukuri apa yang sudah dimilikinya.

Wassalam.

@kimidha2528









Tidak ada komentar

Berkomentarlah dengan kalimat yang baik dan sopan.