Menjelajahi Negeri Gajah (Bangkok) Thailand. [Part 1]

"Bondo Nekat!", kalau kata Wong Suroboyo.

Nah akhir  bulan  kemarin tepatnya tanggal 30 September 2017 , saya dan kedua teman saya merencanakan liburan ke Bangkok. Sebelum kesana kita persiapan dengan membaca buku tentang Bangkok dan membaca beberapa review dari teman-teman blogger yang sudah pernah ke sana (ngumpulin informasi).

Tiket sudah dibooking, Hotel ready, berangkatlah kita dengan Bismillah 😉

Ini cerita pertama saya liburan ke luar negeri dengan teman yamg sama-sama belum pernah kesana.

Sebulan sebelum keberangkatan, saya googling dan mencari tahu banyak hal tentang Bangkok. Dari transportasi, tempat wisata, kuliner dan tempat belanja yang menyenangkan (Hei.. I am ladies.. so.. so.. shopping hihihi).

Sempet dag dig dug juga seh, membayangkan di sana nanti gimana, setelah baca beberapa blog, konon ceritanya banyak "Scam" penipuan katanya. Tapi saya optimis dan percaya Allah akan membantu kita (ini namanya Doa 😊), sebelum sampai di sana.

OK!

Kita ngambil penerbangan jam 13.00 siang, karena harga tiketnya lumayan murah (Biasa promo-promo hehe). Dari Bandara Soekarno Hatta Terminal 2E kita sudah ready dari jam 11 siang (you know lah.. kalau mau jalan-jalan pasti enggak bisa tidur 😂😁), pagi sekali kita tiba Kakak 😄.

Masih sempet makan siang dulu sama Sholat Dhuhur dan sekalian di Jamak Ashar, jadwal tiba di sana jam setengah 5 Sore, jadi dengan pertimbangan nanti di sana masih bingung dan pasti ngantri di  Imigrasi-nya, saya dan teman memutuskan untuk sholat dijamak saja.

IMG-20170930-WA0012

(Selfie di Bandara sebelum Take Off 😁😊 *norak.. iya seh* 😄)

Berusaha tersenyum meski rada deg deg ser, mengingat perjalanan hampir 4 jam setengah, lihat jadwal di e-ticket-nya. Oh my.. my.. kebayang waktu ke Malaysia aja udah berasa lama apalagi ini.

Tapi, setelah sholat agak mendingan adem seh perasaannya. Dan.. akhirnya kita cuuusss..

==========

(SKIP SKIP.. NO FOTO DIPESAWAT BECAUSE MUKA PUCAT SEMUA 😂😁😂)

==========

Finally..

Sampai dengan selamat dan bahagia.

Wow..

Bangkok!

Langsung selfie.. selfie.. again padahal nahan pipis selama 4 jam lebih.. Iiiissshhh...

IMG-20170930-WA0008

20170930_164243

(Iseng cekrek tong sampah ini didepan Toilet, soale ngantri 😊😊)

=========

Lega juga akhirnya..

Lanjutlah kita ngikutin arus para penumpang. Yakin, percaya enggak percaya seh bisa sampai di sini, Don Mueng Airport. Sadarnya pas dengar suara cewek dari pengeras suara, dengan bahasa khas Thailand.

Dan.. ya ampun!

Kaget, Shock, Terharu.

Antrian imigrasinya kueren banged. Panjang kalik..

IMG-20170930-WA0019

(Selfie lagih kita 😁😀)

Dari jam lima sore sampai jam enam lewat, satu jam ngantri di sini. Agak khawatir, karena saya sebelum berangkat sudah merencanakan untuk menggunakan jasa taxi online yang saya dapat dari seorang teman (kenalan di komunitas backpacker). Kenapa pakai jasa taxi online, dengan pertimbangan kita baru pertama kali ke sini dan malam pula tibanya. WA mati ya iyalah.. enggak sinyal provider Jakarta hehe.. mau info ke drivernya kalau kita masih antri akhirnya pakai SMs, terkirim juga tapi.. muahal hahahaha.

Mr. Suchart namanya, mungkin buat yang sudah pernah ke Bangkok menggunakan jasa taxi ini sudah sangat familiar. Orangnya baik, tanya tentang apapun dijawab dengan cepat dan bisa bahasa inggris, itu point-nya.

Screenshot_2017-09-13-22-39-01

(Foto saya screenshot dari DP WA-nya).

Tapi yang jemput kita ternyata anak buahnya, ramah sekali meski susah berkomunikasi yang ternyata doi enggak bisa bahasa inggris. 😊😊

 

 

[gallery ids="376,377,378,379" type="rectangular"]

(Masih ajah selfie-selfie 😊😊)

Lets go.. cuus ke hotel.

Oh yah, biaya taxi online ini sekitar 600THB sekali jemput (ini sudah melalui tawar menawar beberapa hari jauh sebelum kita berangkat), bersih yah sama biaya parkir dan tol. Sebenernya kalau mau naik taxi argo hanya sekitar 200THB (tapi kan kita punya pertimbangan lain, orang baru mendarat hehehe).

Harusnya seh 30 menit sudah sampai di hotel, tapi karena macet samalah kayak di Jakarta, jadi agak telat dikit.

Kita menginap di Shadi Home hotel daerah Pratunam. Pemilik hotelnya muslim, semua pegawainya bisa berbahasa inggris, baik pula. Baru datang kita disambut sama minuman Orange Jus dingin. Segernyaaa.. setelah perjalaan melelahkan.

Di sini hitungan permalamnya dihitung perkepala. Jadi satu orang kena sekitar 200 ribu permalam. Total kita bertiga dua malam sekitar 1.2 juta plus breakfast. Tapi yakin deh, sesuai sama harganya (next saya cerita detailnya 😊).

IMG_20171007_222627_241

(Seger banged rasanya neh Orange Jus nya 😁😀)

20171015_184325

Asli! kamarnya gede banged, ada sofa besar bisa buat tiduran dan bisa buat dance bertiga juga 😁😀😊

Di atas plafon ada petunjuk arah kiblat, jadi kalau mau sholat enggak bingung mau menghadap arah mana kemana.

Sampai kamar kita langsung sholat magrib masih ada waktu seperempat jam. Setelahnya kita langsung jalan ke Pasar Pratunam, sambil sekalian makan malam. Jarak dari Hotel ke Pasar Pratunam hanya 10 menit dengan berjalan kaki.

Karena kita juga belum paham ke arah mana, jadi pakai petunjuk "Iqra" bacalah dalam artian bacalah sekitar lingkunganmu 😉.

Yah akhirnya saya dan teman-teman memperhatikan setiap orang yang bawa jinjingan tas belanjaan dari arah mana 😁😀.

Kita ikuti insting itu.. dan taraaa.. ketemu juga. Hanya jalan ke arah kiri lurus, nyebrang jalan seharusnya. Tapi kita awalnya di perempatan belok kanan karena lihat ramai berjejer toko-toko dipinggir jalan. Yang ternyatah balik arah hehehehe (Karena takut agak jaga-jaga enggak ambil foto di sana pas malam pertama, kita waspada kebanyakan baca perihal kejahatan di Bamgkok hehehe), yang ternyata alhamdulillah aman-aman saja.

Sudah keliling capek, akhirnya lapar kita masuk ke sebuah Restoran Arab, yah karena hanya disanalah ada makanan halal, lucunya udah dilewatin enggak lihat, terus tanya-tanya, balik lagih. *Nyasar is Pengalaman* 😁😂😃.

Excited pas masuk pelayannya bisa bahasa Indonesia dan alamak makanannya super jumbo, untung saja kita pesannya yang paketan, tapi tetep aja masih enggak habis nasinya.

Karena lagi makan kita enggak ada satupun yang foto-foto, saking laparnya fokus sama makanan hihihi.

Abis makan lanjut jalan enggak nahan sama Jus Mangga yang menggiurkan, jajanlah kita. Selain itu banyak makanan dipinggir jalan tapi kita agak takut kalau jajan selain buah hehehe. Alhasil cuma foto-foto saja, dan jajan jus buah doang 😊. Yakin itu jus mangga-nya berasa gula, maniis banged seh.

IMG-20171001-WA00011507469349045

 

[gallery ids="420,419" type="rectangular"]

Nah.. saya kan suka sekali sosis, ngeces rasanya setiap ngeliat tukang jajanan dipinggir jalan. Tapi.. ditahan karena lagi-lagi takut.

Dua jam keliling Pasar Pratunam, saking senengnya belanja lupa enggak ada lagi acara foto-foto, jam sebelas teng kita balik ke hotel. Bersih-bersih.. bobok cantik untuk persiapan besok pagi.

=====

Oh yah..

Jadi tips buat kalian yang mau jalan-jalan ke Bangkok bareng sama teman. Kita bertiga sebelum berangkat sudah patungan perorang 500 ribu jadi ada sekitar 1.5 juta di tuker ke THB dan buat makan, transportasi, jajan selama di Bangkok. Istilahnya biaya operasional kita selama disana. Ini bermanfaat sekali, jadi uang sangu pribadi kita buat belanja kita pegang masing-masing dan enggak mikirin lagi buat jajan dan makan.😉😉😉

======

To be continue..

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Berkomentarlah dengan kalimat yang baik dan sopan.