Menjelajahi Tempat Kelahiranku.

MERDEKA!

17 Agustus adalah hari kebahagiaan untuk semua warga di seluruh Indonesia. Dimana tepat pada tanggal 17 Agustus 1945, 72 tahun lalu, kita Bangsa Indonesia merdeka atas kerja keras sendiri dan hasil perjuangan para pahlawan.

Kamis, tepatnya tanggal 17 Agustus 2017, saya dan sahabat saya "Yola", merayakan "Agustusan" dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Ibukota (sekalian ngebolang).

Pagi, tepat pukul delapan  kami janjian di depan Stasiuan Kota Tua. Sarapan dulu, biar kuat jalan 😆😆, lalu lanjut ke tempat tujuan.

Kita naik angkutan umum Kopami Jaya 02, dari Stasiun seberang jalan ke arah Museum BI, mobil selalu ngetem disana. Enggak butuh waktu lama untuk sampai tujuan, awal tujuan kita adalah "Pelabuhan Sunda Kelapa".

Kurang lebih 15 menit, tibalah kita di Pelabuhan Sunda Kelapa. Dari tempat turun angkot, harus jalan untuk masuk ke Palabuhan, puanase puol Bray.. tapi kita tetap semangat yess.

Suara alunan musik group Marching Band menyambut kedatangan kami berdua. Telat beberapa menit, Upacara Bendera sudah selesei, kami langsung cekrak cekrek dengan kedua mata "ngriyip-ngriyip" saking panasnya tapi seneng seh. 😁😀

Setelah cekrak cekrek, kita berdua memiliki kesempatan untuk naik ke salah satu Perahu Pinisi. Serrruuuu!

Dan yang enggak ketinggalan seru neh, abis keliling foto-foto di dalam perahu, ada makanan gratis dari pemerintah 😆😆, so.. makanlah kita. Lumayan buat ganti tenaga naik perahu tadi.

20170817_103244.jpg

20170817_102003.jpg

20170817_094613.jpg20170817_102148.jpg

17-08-17-09-42-19-205_photo17-08-17-09-41-50-743_photo17-08-17-09-41-07-355_photo17-08-17-09-40-16-790_photo

20170817_09530720170817_09180820170817_091630



===

MUSEUM BAHARI.

Pelabuhan Sunda Kelapa done!

Kita lanjut berjalan ke Museum Bahari, lokasinya enggak jauh dari Pelabuhan Sunda Kelapa. Harus jalan lagi, ditengah terik Matahari (Jam 11 Bray... woooo..)

Museum Bahari berada di Jalan Pasar Ikan, yang lokasinya bersebarangan dengan Pelabuhan Sunda Kelapa. Dulu Pasar ini masih beroperasi, banyak pedagang yang menjual berbagai macam souvenir dari hasil laut, tapi sekarang sudah tidak ada lagi, digusur sama pemerintah DKI.

Oke.. yukk!

Ternyata Museum Bahari tengah ada pemugaran, alhasil kita enggak bisa explore lebih banyak di sini, hanya bisa mengunjungi lantai 2 saja 😉😆

Sebenarnya isi dari Museum ini terdapat banyak berbagai macam Perahu, tapi karena tidak bisa masuk kita hanya foto dihalaman luar saja.

Dilantai 2 terdapat banyak patung nelayan dari berbagai suku dengan pakaian adat. Kita enggak lama, karena situasinya enggak mendukung, udah merinding duluan kwkwkwkw.

Oke Fixed.

IMG_20170817_105725.jpg

20170817_122219.jpg

20170817_104541.jpg20170817_10460620170817_10451720170817_104157

===

MENARA SYAH BANDAR.

Lokasinya enggak jauh dari Museum Bahari, sebenarnya ada di pintu masuk Museum Bahari. Tapi kita harus ke Museum Bahari dulu baru ke tempat ini. Tiketnya satu paket.

Dari atas Menara ini kalian bisa melihat Pelabuhan Sunda Kelapa. Yang bikin excited is.. masuk kedalam warnanya MERAH, Bray 😆😆😆😆

Konon Menara ini dibangun untuk memantau kedatangan para penjajah dari sisi laut utara Jakarta. Kalau diperhatikan Menara Syah Bandar terlihat biasa saja, tapi kalau kalian perhatikan dari sudut luar akan terlihat kalau bangunan Menara Syah Bandar itu miring.



20170817_122133.jpg

20170817_12223320170817_12200120170817_11110920170817_11035320170817_11033220170817_11021520170817_110157



IMG-20170817-WA0074

20170817_12293520170817_12280520170817_12273120170817_112557

===

JEMBATAN KOTA INTAN.

Selesei sholat Dhuhur, kita lanjut jalan.

Oh yah, di Menara Syah Bandar ada Mushola yang bersih jadi kalian jangan khawatir kalau mau Sholat dan rehat sejenak disana 😉.

Kita lanjut berjalan kaki, melewati Jalan Kakap menuju arah Kota Tua, (jangan lupa bawa payung yah 😀😁).

Sampai di Jembatan Kota Intan, mampirlah kita untuk foto-foto dulu, sebenernya udah sering kesini tapi kan sayang 😁😊

Dan agak kaget pas mau masuk disuruh bayar sama petugasnya, enggak tahu sejak kapan neh jembatan di mintain pungli. Karena males debat, kita kasihlah "goc3ng"

Oke.. cekrak.. cekrek.. yoyo..

Abaikan sampah dibawah jembatan dan porak poranda bangunan yang tengah dipugar 😀

Dulu katanya di terminal ini banyak toko penjual Intan, maka disebutlah jembatan ini "Jembatan Kota Intan".

20170817_12451420170817_12420520170817_124032

===

Dari sini kita jalan kaki lagi ke arah Kota Tua. Panas masih membara 😀😀😀

Sampai di Kota Tua, waktunya makan siang. Kita mampir ke Rumah Makan Padang, lokasinya tepat didepan Kantor Pemadam Kebakaran, sebelah gedung Bank BNI. Yakin deh! dijamin kalian enggak akan nyesel makan disini, karena enak dan harga terjangkau.

IMG_20170817_134120_241.jpg

Rumah makan ini sudah ada sejak aku masih kecil dulu, salah satu Rumah Makan favorite Bokap kala itu. Dan sekarang ceritanya sedang reuni mejelajahi tempat kelahiran 😆😆😊😊😊

Btw.. kita enggak foto-foto di Kota Tua, kalian tahulah.. ruame 😁😀

Kita milih jalan ke Asemka 😆😊

IMG-20170817-WA0064IMG-20170817-WA0062IMG-20170817-WA0060

(Hahahaa.. gak nahan kalau nemu Kaos Kaki beginih.. 😁😁😀😀😂😂😂)

Kalian bisa dapat harga jauh dibawah harga Mall Gaes 😉😉. Yah di Asemka

Lokasinya masuk dari sebelah kanan Museum Bank Mandiri, tepatnya dari penyeberangan bawah tanah ke kiri.

Selamat berbelanja kalap kalau kesana 😆😆😆😆



=====

Oke, segituh aja cerita ngebolang kali ini.

Karena memang ngebolangnya, aku ingin berbagi cerita tentang suatu tempat dipinggir Utara Jakarta yang bagus dan patut untuk di kunjungi.

Cerita disini juga enggak aku detail tentang semuanya, kalian bisa datang sendiri biar penasaran.

So.. ayok ke Museum 😉😉



Wassalam.

@kimidha2528



Tidak ada komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Alangkah baiknya jika setelahnya, meninggalkan jejak kata, yang baik dan sopan ya.