Awas! Beberapa Benda Dirumah Kita Mengandung Banyak Bakteri.

Jagalah Sehat Sebelum Sakit.

Kalimat diatas mungkin sudah terlalu mainstream kita dengar, sejak duduk dibangku sekolah dasar. Menjaga kesehatan sangatlah penting, siapa seh yang mau sakit. Terkadang banyak yang enggak peduli loh dengan kesehatan diri sendiri, padahal dengan cara hidup bersih, makan yang sehat alias enggak makan makanan "Junk Food" sudah termasuk menjaga kesehatan (Tapi kan.. makanan itu merayu terus hahaha..)

Tulisan ini dibuat untuk remind diri sendiri. Ketika sakit banyak hal yang kita pikirkan (merenunglah istilahnya).

"Harusnya gue enggak makan itu tadi."

"Coba kalau kemarin gue enggak makan itu yah."

"Kenapa gue enggak olahraga."

"Harusnya gue begini.. begitu.."

*LoL* 😆😆

Cuaca seperti saat ini (Pancaroba), memang sangat memungkinkan banyak diantara dari kita mudah terserang penyakit baik dari bakteri maupun virus. Kontaminasinya bisa dari berbagai perantara, baik makanan, benda disekitar kita dan udara.

Yuk kita bahas benda disekitar kita yang mungkin tanpa kita sadari terkontaminasi atau bahkan memang mengandung banyak bakteri.

1. Remote TV.

Foto from Google.

Remote TV, enggak sadar kan kalau benda satu ini banyak sekali terkontaminasi bakteri. Sering kali kita lupa atau pura-pura lupa hehehe, setelah memegang makanan tanpa sadar meraihnya pencat sana pencet sini. Remote TV jarang sekali dibersihkan (di cuci kan enggak mungkin 😆😆).

Jika kalian sadar bahwa benda tersebut ternyata banyak mengandung bakteri seharusnya kalian bisa sesering mungkin membersihkannya dengan cairan pembersih elektronik, atau bisa dengan membungkusnya dengan sarung remote dan menggantinya secara berkala.

Kebayang enggak seh sehabis ngupil mencet remote (Iiihhhhh 😂😂), remote pun terkontaminasi Bakteri Stapilococcus, belum lagi sehabis makan gorengan dan lain sebagainya. Nah kalau sudah tahu gituh, jangan lupa yah sering dibersihin remote TV nya.

2. Handuk.

Foto from Google.

Hayooo ngaku siapa yang jarang ganti handuk atau nyuci handuknya sebulan sekali atau lebih... *ngek ngok* 😕😕

Handuk jika jarang sekali di cuci maka akan menjadi sarang bakteri. Dan bakteri ini sangat berbahaya bagi kesehatan kulit. Kelembaban handuk menjadikan bakteri sangat menyukai berada diarea tersebut.

Gantilah handuk minimal seminggu sekali. Sebaiknya sebelum dicuci dengan deterjen direndam dengan air hangat terlebih dahulu agar bakteri yang berada pada handuk mati. Dan jika setelah menggunakan handuk sebaiknya di jemur pada tempat yang mudah terkena sinar matahari agar tidak lembab.

Hmm.... hayooo abis ini buruan ganti handuknya yah 😆😆

3. Spoon Cuci Piring.


Foto from Google.

Makanya saya suka jarang sekali mau makan dipinggir jalan yang keliatan tempat cuci piringnya enggak ada westafelnya atau spoonnya sudah keliatan butet alias hitam dekil.

Guys.. kita sering kali menyepelekan hal kecil ini bukan, siapa yang suka enggak pernah ganti spoon cuci piring berbulan-bulan sampai abis 😀😀😁😆😆

Spoon adalah media yang mudah sekali terkontaminasi Bakteri Ecoli, Stapilococus dan Salmonella. Ecoli dapat membuat orang diare dan jika serius mengakibatkan kematian. Stapilococus dapat menyebabkan bisul bernanah atau bercak pada kulit, bakteri ini identik dengan nanah (Iiihhhh seremkan! 😑😑). Sedangkan Salmonella dapat mengakibatkan penyakit Typeus.

Oke! sebaiknya ganti spoon dirumah atau dikosan sesering mungkin. Pisahin antara spoon untuk cuci piring dan spoon untuk membersihkan westafel. Keringkan spoon setelah digunakan, jangan membiarkan spoon dalam keadaan basah.

Nah sekarang udah tahukan.. buruan deh periksa spoon di dapur 😆😆

4. Sikat Gigi.


Foto From Google.

Sikat gigi adalah benda berharga yang dimiliki setiap orang. Terkadang kita lupa bahwa sikat gigi yang kita gunakan setiap hari rentan terkontaminasi oleh bakteri jahat.

Jangan meletakkan sikat gigi didekat toilet, sebaiknya sikat gigi diletakkan jauh dari tempat itu. Pilihlah sikat gigi yang ada penutupnya agar teehindar dari sentuhan benda lain yang kotor. Jangan suka menggunakan sikat gigi bergantian dengan teman atau orang lain (ini mah.. yah iyalah kagak 😆😆).

Sebaiknya mengganti sikat gigi menurut para ahli dokter 3 bulan sekali (Gue enggak betah kalau selama itu Dokteerrr 😂😂😆😆😆)

Nah ini yang sering kali terjadi, jangan menggunakan sikat gigi baru secara langsung. Cuci terlebih dahulu atau rendam dengan air hangat sebelum digunakan. Kebayang dong, dipabrik dipegang-pegang, berdebu terus langsung kita pakai..(bayangin sendiri aja deh.. hihi).

Oke.. demikian ulasan diatas perihal benda-benda yang rentan terkontaminasi bakteri.

Tulisan ini dibuat saat penulisnya sedang sakit hehehe sakaligus reminder buat diri sendiri 😊

Happy Reading Folks.

salam

@kimidha2528

No comments

Jangan lupa komentarnya Kakak. Terima kasih sudah memberikan komentar baiknya.