Dorama ITAKIS LOVE IN TOKYO (Dari Glodok sampai ke Annex Building)

Siapa yang enggak suka sama Dorama Jepang. Saya yakin 75% wanita Indonesia suka dengan Drama Jepang atau lebih dikenal Dorama Jepang. Meski beberapa darinya malu-malu untuk mengatakannya.

Sebutlah saya, salah satu penggemar Dorama Jepang bisa juga dibilang Freak-lah. Sejak duduk di kelas 4 SD saya sudah sangat mengenal Drama Jepang yang tayang di Indonesia, mungkin karena saya suka sekali menonton jadi apapun saya tonton asal ceritanya bagus.

Dari Oshin, Tokyo Love Story, The Ordinary People, Rindu-Rindu Aisawa dll semua merupakan drama Jepang yang ngehits di Indonesia. Meski saya masih belia tapi entah mengapa saya senang sekali nonton cerita dewasa. *Lol

Okeh... di sini saya ingin membahas salah satu serial yang sudah saya tonton berkali-kali, Itazura Na Kis Love In Tokyo.

Cerita yang sama sudah pernah tayang sebelumnya kurang lebih sepuluh tahun yang lalu. Dengan peran utama yang berbeda tentunya.

Dari serial manga di adopsi menjadi drama, dan sudah tayang di Taiwan serta Korea dalam versi yang berbeda meski tema tetap sama.

Awalnya saya tertarik dengan drama Itakis Love In Tokyo ini ketika baca salah satu artikel di google, Itakis akan tayang kembali dengan versi baru. Ya sudah meluncurlah ke Glodok, tapi saat itu saya belum sempat menonton DVD nya hingga akhirnya karena udah enggak stok film, nontonlah Itakis.

Wow!
Saat pertama kali saya nonton, tersenyum sendiri dan berkali-kali mesam mesem. Teringat masa SMA dulu.

Irie Naoki di perankan oleh Yuki Furukawa benar-benar membuat drama ini menjadi sangat berbeda dengan serial sebelumnya dan saya tidak sekalipun beranjak atau skip adegan (biasa saya lakukan ketika nonton drama yang agak membosankan hihihi).

Saya benar-benar suka dengan akting Yuki di serial baru ini. Merasa enggak punya teman ngobrol akhirnya saya recomende ke teman-teman lain untuk nonton drama ini. Alhasil satu dari beberapa teman saya menjadi *Gila* karenanya ^^

Siapa sangka Yuki datang ke Indonesia dalam acara J Series Festival, sebuah acara yang di adakan pemerintah Jepang untuk memperkenalkan drama-drama mereka di luar negeri dan Indonesia menjadi pilihan mereka untuk tahun 2015. Sebelumnya selalu di adakan di Thailand.

Acara ini Free..
Dan saya baru paham benar ketika Anif salah satu korban saya (Hahaha) memberitahu via WA bahwa Yuki Furukawa akan datang meski awalnya sudah dapat info dari beberapa teman tapi kurang yakin. Dan malam itu saya dan anif berusaha ikut buka web-nya.

Okeh..
Akhirnya saya  menemani Anif ke acara dan nunggu sampe kelar ditemani Mona yang datang telat karena hari Sabtu dia harus masuk kerja.

Tibalah hari Sabtu, berangkat dari kosan pukul setengah sepuluh. Rencana naik busway tapi lah dalah kartu Busway ketinggalan di kosan dan dengan terpaksa jalan ke depan naik Kopaja. Dan baru inget kenapa tadi enggak naik APTB aja lebih enak gak perlu jalan kaki *Hiks*

Annex Building enggak terlalu susah di cari lokasinya berada tepat dibelakang Gedung Wisma Nusantara. Mungkin karena masih terlalu pagi, masih sepi.

Sambil was-was ngeliat Anif yang tengah menunggu teman dunia maya nya saya dengan mata ngantuk berdoa semoga semua berjalan dengan baik dan bisa masuk sama-sama.

Alhamdulilah akhirnya Anif bisa masuk barisan dengan tiket di tangan dan saya duduk di lobi menunggu.. menunggu.

Enggak terlalu ramai meski ini acara internasional karena berdasarkan pengamatan saya pasti para fans Yuki dari Luar Indonesia banyak yang datang ke sini.

Sambil nunggu dengan mata yang tak bisa diajak kompromi, tertidurlah saya di lobbi. Hanya beberapa menit tapi melegakan. Hingga suara HP saya berbunyi pesan dari Mona dan Nining, mereka tengah OTW ke lokasi. Alhmd..

Pukul tiga sore, diluar sudah sepi dan beberapa tamu undangan pun sudah masuk. Bertemu saya dengan Mona, Nining dan temannya yang baru saya kenal, Ana.

Ana antusias mendatangi meja panitia berharap bisa masuk, daannn dia berhasil dapat tiket dua. Akhirnya dengan kebaikan hati Nining tiket itu diberikan ke saya melalui perdebatan lumayan lama hahahaaaa...

Gedungnya lumayan besar, meski enggak terlalu berharap masuk karena mata saya memang sudah sangat lelah sekali alias ngantuk yang tak tertahankan. Saya dan Ana berhasil duduk di dalam gedung. Menyaksikan acara pemutaran dorama Jepang. Oohhh belum mulai.. saya pikir sudah dimulai acaranya.

Dan tiba-tiba dua orang MC keluar dengan suara lantang agak bising dengernya dan sepertinya saya kurang fokus di dalam mungkin efek ngantuk yang teramat.
Tunggu.. sebelum itu.. saya sempat mendengar teriakan histeris penggemar Itakis ketika dorama itu diputar sebelum kedua MC muncul.

Taraaa.... Yuki dan Mirei salah seorang aktris dari Jepang akhirnya keluar dengan sambutan histeris lebih histeris dari sebelumnya.

Kawaii... Irie-kun berdiri di depan stage sambil tersipu malu dan menyapa penonton. Oohhh... saya hanya bengong.

"Mba, kok diem aja." Tegur Ana disebelah saya.
Dan saya tetap bengong.
Hahhaaa... bukan karena shock lihat Irie-kun tapi saya kaget suara penonton lebih histeris ketika Yuki Furukawa a.k.a Naoki Irie-kun menyapa mereka dengan tersenyum manis *Gubrak* dia masih sama seperti Naoki.

Aaahhh... aku menikmati beberapa menit dan si Ana ini menjadi sangat aneh tetiba dia merinding dan sangat tidak terkendali melihat senyum manis Naoki didepan stage dan karena kita duduk di barisan belakang bisa melihatnya di layar berukuran cukup besar. Naoki tersenyum malu-malu entah ini akting atau memang dia seperti itu *Pemalu*. Saya masih juga belum bisa mengerti kenapa dia bersikap seperti itu, hahahahaa.. *bisa jadi efek ngantuk saya jadi gak konsen*

Dan beberapa menit kemudian akhirnya saya terbawa arus teriakan Ana membuat saya ikutan berteriak setiap Yuki tersenyum malu-malu (itu buat para penggemarnya)

Pas nengok kebelakang remang-remang saya bisa melihat sosok Mona dan Nining berdiri. Excited saya memanggil mereka berdua dan kebetulan ada bangku kosong di sebelah kanan saya. Alhasil... Huraaayyy... kita nonton barengan.
Yeeaaayyy...

Lima belas menit berakhir Yuki kembali ke belakang panggung. Eh ternyata dia suka Sate ketika MC menanyakan makanan apa yang dia suka di Indonesia.  Aku juga suka Sate, Irie-kun. *Lol*

Selain Yuki, ada JKT48, Valshe, dan Doll element menghibur kami para penonton. Saya tidak terlalu menikmati mereka pada akhirnya kami berfoto-foto ria bersama (Nyel-pie)

Seusia performance mereka Yuki dan Mires beserta yang lain kembali ke panggung untuk foto bersama para penggemar yang beruntung dapat kartu yang sudah terpasang di bawah tempat duduk oleh panitia. Tau enggak seh? HWAAA... Seharusnya saya dan Ana enggak usah pindah tempat duduk karena pas saya lihat di bangku Ana sebelumnya itu ada kartunya dan sudah ditempati oleh penonton lainnya. (Kita berdua nyengir bareng)

Yuki itu tetap sama malu-malu berdiri di depan dan menutupi wajahnya dengan kipas entah apa yang tengah dia pikirkan tentang penggemarnya di Indonesia mungkin bisa jadi ia shock enggak nyangka kalau ternyata wanita Indonesia itu agresif sekali hihihihi..

Pesta berakhir.. dan wajah-wajah ceria meski lelah tetap menyenangkan. Saya dan yang lain akhirnya bergabung, foto-foto mengabadikan moment ini. Meski hanya beberapa menit yah setidaknya cukup puas melihat Yuki dari jarak yang cukup dekat.

Ternyata memang benar dia itu pintar dari beberapa jawaban yang dia jawab dengan baik dan saya suka sekali dengan sikapnya yang terlihat sopan. Tapi saya kecewa dengan kostum yang dikenakannnya, enggak cukup baik dilihat terkesan kegedean (Maaf ya Yuki ^^) dan terlalu kurus untuk ukuran dengan tinggi badan sepertinya. AIISSHHH... saya kok jadi kemana-mana ini fokusnya.

Kelar acara kita akhirnya cari makan di Sarinah Thamrin sambil melepas kangen bersama Nining, Ana, Anif yang sudah setahun enggak ketemu. Sambil nunggu makanan ngobarl ngabril dan masih kebawa aura Yuki sampai akhirnya makanan datang.. Makaaaaaannn.

Makan udah, poto-poto udah, ngobral ngabril udah, waktu yang enggak mau berhenti udah jam setengah sembilan. Waktunya cabuuuttt.. mata saya udah enggak nahan.

Dan siapa sangka diluar halaman parkir ketemu sama Valshe, yeah salah satu penyanyi pengisi acara di Festival tadi. Awalnya malu seh kita mau minta foto bareng tapi akhirnya kita bisa juga foto barengan.. yeayyy.. enggak dapet poto bareng Yuki, Valshe juga jadi.. *Kawaiiii*

Semuanya terbayar sudah, pada akhirnya kami harus kembali pulang. Ada rasa sedih berpisah dengan teman Ana yang baru aku kenal dan sudah seperti lama mengenalnya (Huhuhu) dan Nining yang selalu ceria.. saya senang bertemu kalian *Loh*
Ini seharusnya Anif yang ngomong hahahaaaa..

Okeh.. kita berpisah. Saya, Anif dan Mona pulang ke kosan dengan APTB. Dan kalian tahu.. dalam hitungan menit di dalam APTB saya sudah terlelap tidur padahal Anif tengah mengajak ngobrol saya saat itu. Untung aja saya terbangun ketika mobil tepat berada di Radio dalam kalo enggak bisaaa kelewat ke Lebak bulus.

Sampe kosan masing juga bercerita tentang kisah tadi. Saya mandi duluan dan sempat ngobral ngabril.. Mona ngetwitt foto kita barengan Valshe alhasil bikin fans nya envy sama kita-kita.

Anif yang masih juga belum bisa menghilangkan rasa bahagianya. Kami berbaring bersama tapi entah bagaimana saya sudah tak sadarkan diri malam itu.

Dibalik cerita Mona dan Nining yang ternyata bisa masuk ada wanita cantik menegur mereka. Kenapa mereka enggak ikutan masuk. Wanita baik itu minta ke panitia agar tiketnya di kasih ke mereka berdua ^^
Kebaikan dibalas dengan kebaikan teman.

So...
Dari semuanya saya bisa mengatakan bahwa terkadang tanpa kita duga apa yang kita lakukan untuk kebahagiaan orang lain di balas pula dengan kebahagiaan meski kita harus bersabar tentunya.

Love you Girls..

Dari Yuki Furukawa, saya mendapat beberapa pelajaran. Tetap menjadi diri sendiri, rendah diri dan tidak terkesan pintar atau sok terkenal meski dia sudah menjadi idola internasional.

"Saya bisa Bahasa Inggris." Katanya ketika di wawancarai, tapi sepanjang acara dia tetap menggunakan Bahasa Jepang, Bahasa Ibunya.

Ohayo..
Senang mengenalmu Yuki Furukawa.

End..

Tidak ada komentar

Berkomentarlah dengan kalimat yang baik dan sopan.