FF-All About You

All about you....

“Kau lelah Hyung??” tanya Young Joon sambil memberikan handuk hitam milik Kim Tae Pyung. Ia mengambil handuk hitam pemberian Young Joon dan ia menyeka wajahnya yang basah. Kim Tae Pyung duduk bersandar di atas sofa hitam tanpa lengan. Di angkat kedua kakinya di atas meja, dan ia meraih remote televisi yang tergeletak tak jauh darinya. Tatapan wajahnya tajam ke layar datar berukuran 30 inchi. Suara televisi terdengar dengan kencang, ia masih terdiam seakan tak peduli dengan pertanyaan Young Joon.
Young Joon tak banyak bicara, ia tahu apa yang sedang dirasakan sahabatnya Kim Tae Pyung. Masalah pribadinya yang saat ini tengah menjadi pembicaraan dikalangan selebritis dan para penggemarnya. Seakan membuat hidupnya berubah, entahlah apa yang saat ini ia pikirkan. Siaran infortaiment tentang dirinya dan Song Hyo Kyo telah menjadi berita utama seantero jagad. Kim Tae Pyung menatap tajam layar televisi tanpa berkedip. Suara wanita yang telah mengisi hatinya selama ini membuat hatinya miris. Ia tak pernah menyangka, wanita yang ia cintai melakukan itu.
Dengan santai Song Hyo Kyuh mengabarkan ke semua wartawan tentang berakhirnya hubungan antara dia dan Kim Tae Pyung. Bukan karena ada pihak ketiga diantara mereka katanya, namun karena alasan yang tak bisa ia ungkapkan dan ia meminta maaf kepada semua fans dan para pendukung dirinya dan Kim Tae Pyung yang telah mengecewakan mereka. Sungguh, dramatis sekali.
Bip... suara televisi di matikan. Kim Tae Pyung bangun dari tempat duduk dan berlalu meninggalkan Young Joon tanpa kata. Ia masuk kedalam kamar pribadinya. Young Joon menatap punggung Kim Tae Pyung hanya geleng-geleng kepala. Ia mengambil handuk milik Kim Tae Pyung dan dimasukkan kedalam bak kotor. Dan ia menjatuhkan diri diatas sofa.
Kim Tae Pyung duduk dipinggiran tempat tidur, tangannya mencengkram busa. Urat wajah dan lehernya nampak terlihat jelas, seakan ia menahan sesuatu dalam dirinya dan tak bisa ia ungkapkan.
“ Kau tahu, aku tak pernah membayangkan hal ini terjadi. Tak bisakah kau menungguku hingga hari itu tiba.” Sebutir bening menetes dipelupuk matanya. Ia menangis terisak sendiri tanpa asa. Pundaknya terguncang menahan sakit yang tak terkira, tak ada yang pernah tahu tentang keputus asaan dirinya.
Semua yang ia lakukan selama ini sia-sia.
Penghargaan dalam serial drama yang ia dapatkan dari “Secret Garden” tak membuatnya senang. Ia harus nampak bahagia dan menyenangkan ketika berhadapan dengan para penggemar setianya. Walau sebenarnya perasaan hatinya tak bisa terungkapkan.
Keputusan dirinya untuk mengikuti wajib militer tak bisa ia hentikan.
Karena ia yakin saat ini adalah saat yang tepat untuknya masuk dalam kewajiban akan dirinya sebagai warga negara yang baik. Walau semua teman, sahabat dan keluarga awalnya tak mendukung dengan keputusan dirinya. Namun akhirnya mereka mengerti bahwa apa yang ia putuskan adalah yang terbaik untuk dirinya. Sulit rasanya memutuskan hal seperti ini disaat ia berada dalam puncak kejayaan yang selama ini ia raih dengan susah payah. Namun ia yakin bahwa penggemarnya akan selalu setia mendukung dan menunggu dirinya.
“Aku harus bisa bertahan, karena masih banyak cinta untuk ku disana.” Kim Tae Pyung menyeka air matanya dan merebahkan tubuhnya diatas pembaringan dengan seprei warna hitam. Dipejamkan kedua matanya setelah ia menghabiskan waktu bersama fans dalam sebuah acara jumpa pers tentang kepastian dirinya masuk wajib militer siang tadi. Terlelap dalam tidur dan mimpinya.
******************
Camp militer penuh riuh dengan suara tangis dan jeritan para penggemar tak kala Kim Tae Pyung keluar dari pintu gerbang dan menyembulkan diri dengan jaket hijau dan topi militer serta potongan rambut barunya setelah ia bergabung dengan para prajurit. Ia melambaikan tangan keseluruh penggemar.
Sorak sorai menggemah dipelataran Camp angkatan darat. Dan ini adalah kali pertama Camp angkatan darat dipenuhi ratusan wanita dari berbagai penjuru dengan poster dan spanduk serta yel-yel sebagai tanda rasa cinta mereka terhadap dirinya. Beberapa stasiun televisi dan surat kabar meliput acara yang serba dadakan ini.
Kim Tae Pyung memberikan beberapa kata untuk para penggemarnya.
“Terima kasih atas kehadiran dan dukungan kalian.” Hanya itu yang bisa ia ungkapkan dengan terbata-bata kedua matanya nampak merah menahan derai air mata terharu melihat kegigihan para penggemar.
“KAMI AKAN SELALU MENDUKUNGMU”
tertulis besar di spanduk sebagai dukungan moral untuknya. Semua fans dan para penggemar yang hadir ditempat itu tak bisa menahan emosi, isak tangis dan derai air mata tak terelakkan.
Dan akhirnya mereka harus berpisah dengan sang idola. 10 menit yang diberikan untuk waktu acara tersebut seakan hanya beberapa saat dan mereka masih penasaran dengan Kim Tae Pyung. Lagu “That Man” salah satu soundtrack drama Secret Garden dinyanyikan oleh mereka mengiringi kepergian Kim Tae Pyung masuk kembali ke Camp angkatan darat.
Tak pernah disangka, keputusan akan hidupnya masuk dalam jajaran angkatan darat tak membuat Kim Tae Pyung hilang ditelan bumi. Aura tentang dirinya semakin memancar hingga ia dinobatkan sebagai  duta militer Korea Selatan untuk kunjungan kerjasama ke negara tetangga, Indonesia. Dan ia diminta untuk menghadiri undangan kenegaraan di Indonesia.
Kedatangan Kim Tae Pyung membuat uforia di seantero bumi Indonesia. Fans setia dan fans dadakan untuknya bersiap siaga menyambut kedatangan dirinya. Bandara Internasional Soekarno Hatta menjadi saksi kedatangan untuk pertama kalinya ke Indonesia dalam kunjungan resmi. Walau sebenarnya ia telah dahulu menginjak kan kaki di Bali.
Seakan tak mau kalah, fans setia Kim Tae Pyung rela menunggu kedatangan dirinya berjam-jam di bandara.
Hingga akhirnya tibalah saat yang dinanti, seseorang dengan pakaian militer berjalan disamping dirinya dan beberapa bodyguard dari angkatan darat Indonesia. Dengan tampilan barunya rambut cepak plontos dengan topi militer bertengger di atas kepalanya dan senyuman manisnya membuat seluruh penggemar histeris ketika ia menampakkan wajahnya keluar dari pintu keberangkatan.
Suara jerit tangis dan histeris meriuh di Bandara Internasional Soekarno Hatta malam itu. Beberapa wartawan dari media infotainment dan televisi swasta tak mau kalah meliput kedatangannya. Sungguh tak pernah terbayangkan sebelumnya. Kim Tae Pyung mengembang senyum tak terlepaskan. Dan salah satu penggemar berhasil memeluk dirinya dari arah tak terduga, belakang tepat di punggungnya. Walau harus dibayar dengan memar di perut sang penggemar akibat hantaman sikut sang bodyguard. Namun terbayar lunas. Hingga adegan beberapa menit berlalu ia dibawa oleh sebuah sedan Hyundai melaju meninggalkan para penggemar fanatiknya. Masih riuh suasana sepeninggalan dirinya.
Beberapa hari kunjungan dirinya ke Jakarta, dari acara seremonial ulang tahun angkatan bersenjata Indonesia hingga acara panggung sebagai puncak acara ia jalanin di samping acara latihan bersama para prajurit Indonesia.
Tak ada yang istimewah seperti perjalanan hidupnya. Sungguh ia seakan memiliki insting yang kuat tentang dirinya dan hidupnya. Dan hingga ia pergi meninggalkan Jakarta selepas acara puncak di lapangan militer Cilandak.
Kepulangannya membawa luka dan senang dihati para penggemar Kim Tae Pyung.
******************
Kembali seperti semula, Kim Tae Pyung harus menjalani serangkaian latihan wajib militer. Dan ia ditugaskan sebagai PR  di sebuah pulau bernama Yoenpyong. Namun akhirnya berubah karena Pulau tersebut merupakan salah satu pulau terdekat dengan Korea Utara melihat dari sejarah tentang Korea Selatan dan Utara, atas pertimbangan membahayakan dirinya maka ia di tugaskan di Departement Hubungan Masyarakat. Hari-harinya ia jalanin dengan suka cita. Ia menulis tentang perjalanan hidupnya disela-sela waktunya.
“Aku tak akan merasa sendiri, karena begitu banyak cinta yang menanti diriku.”  Tulisnya dalam sebuah buku catatan milik pribadinya.
*****************
06 Desember 2013.
Suara sorak sorai para penggemar dari seluruh pemjuru dunia telah menunggu waktu yang telah mereka nantikan setelah sekian bulan, kepulangan Kim Tae Pyung. Spanduk dan barner serta yel plus slogan, dengan foto ukuran super besar menyambut kepulangan Kim Tae Pyung. Ada rasa haru, sedih, gembira dan suka bercampur riuh di depan Camp angkatan darat. Tak ketinggalan Binnieslover Indonesia sebagai perwakilan dari Indonesia tak mau ketinggalan dalam moment special itu.
Mereka tak sabar dengan sosok Kim Tae Pyung. Sudah hampir beberapa jam mereka menunggu bahkan ada yang sudah sehari semalam di tempat itu. Namun tak jua terlihat batang hidungnya. Penjagaan super ketat oleh para prajurit membentuk brigadir pertahanan menghalau para fans setia Kim Tae Pyung. Mereka khwatir jika para fans melakukan hal diluar akal sehat. Suara riuh tak tertahankan, Kim Tae Pyung.... Kim Tae Pyung... Kim Tae Pyung... berkali-kali di sebut dengan semangat. Hingga akhirnya sosok yang dinanti keluar dari pintu gerbang dengan senyum khas miliknya.
Suara jerit tangis tak tertahankan, mereka saling berpelukan melihat sang idola berdiri dihadapan mereka setelah sekian lama menahan rindu tak terkira.
“Kamsahamnida..” Kim Tae Pyung membungkuk kan badan berkali-kali. Wajah itu, senyuman itu, tatapan itu... semuanya masih sama seperti dulu.
“Kamsahamnida... kalian telah setia menemaniku dan datang kesini.” Hanya itu yag terucap dan lagi-lagi kelopak matanya berkaca-kaca memandang satu-persatu wajah para penggemarnya sambil melambaikan tangan.
“Selamat datang Oppa...” teriak salah satu penggemar dari Indonesia. Kim Tae Pyung tersenyum ke arahnya, dan seketika ia menjerit histeris. Tak lama berselang Young Joon menghampiri Kim Tae Pyung mereka saling berpelukan melepas rindu dengan saling meninju dada kiri masing-masing. Mobil sedan hitam telah menanti dirinya. Dan ia melambaikan tangan ke seluruh penggemar sambil membungkukkan badan.
Mobil sedan hitam melesat membawa dirinya kembali dalam kehidupan nyata Kim Tae Pyung. Banyak pekerjaan menanti dirinya. Sebuah produksi film Hollywood mengajaknya bekerja sama dalam sebuah proyek besar yang akan ia bintangi nanti.
Wajah Kim Tae Pyung berkeliaran kembali di seluruh televisi negeri ginseng dan seluruh penjuru. Kharismatik tentang dirinya belum pudar, bahkan semakin berpendar membawa sinergi dalam dirinya atas sebuah cinta para fans setianya. Beberapa iklan televisi dan media serta tawaran dari berbagai rumah produksi mendatangi dirinya. Ia tak pernah gegabah dalam hal mengambil keputusan, baginya bermain dengan hati dan sungguh-sungguh serta penghayatan dalam berperan harus dengan kesungguhan hati hingga bisa mengeluarkan sebuah kharakter yang penuh dengan penjiwaan.
Ia akhirnya bermain dalam sebuah film Hollywood dan bekerja sama dengan seorang directer terkenal Amerika. Sebuah film yang akan membawa dirinya ke kancah Internasional dan ia bisa bersejajar dengan aktor sekelas Keanu Reeves atau Brad Pitt. Kim Tae Pyung memiliki keyakinan tentang dirinya dan hidupnya.
Kim Tae Pyung akhirnya memulai acting dalam sebuah film Internasional dan menjadi bintang besar. Masuk dalam box office Hollywood.
Dan  ia menemukan cinta sejati dalam perjalanan panjang hidupnya. Seorang gadis penulis naskah film yang ia peranin. Halida.... telah membuatnya percaya akan cinta.
“Kau tahu, aku menemukan kebahagiaan bersamamu walau aku sendiri tak mengerti tentang cinta. Namun aku yakin bahwa kau mampu membuat hidupku lebih berarti.” Kim Tae Pyung menggenggam tangan Halida dengan lembut.
“Aku percaya apapun tentang dirimu.” Kata Halida. Ia mencium kening wanita yang ia cintai.


The End.....
By. Kimidha

Comments

Post Populer

Review Novel Yang Tercinta

Review Novel Pudar

[Book Review] Patah Hati di Tanah Suci